surabaya.inews.id 12/10/2023

Dalam Wawancara Eksklusif, Savas Bicara Tentang Misi dan Tantangan Terbesar

Savas mulai mengenal sepak bola dari iseng bermain bersama kakaknya. Namun sejak itu, ia jadi sering berlatih dan mulai serius menekuninya. Saat belum lolos ke skuad terakhir, Savas merasa harus berlatih lebih keras lagi. Hingga akhirnya, ia memutuskan bergabung dengan Tigers Football Academy (TFA) setelah diajak oleh temannya. Savas tertarik karena TFA menawarkan kesempatan untuk kuliah di luar negeri melalui jalur sepak bola.


Perjalanannya di TFA terasa istimewa karena suasana kekeluargaan yang kuat. Ia merasa sangat dirangkul, terutama oleh Mr. Matt, pelatih TFA yang sudah menganggap semua pemain seperti anaknya sendiri. Di awal bergabung, Savas sempat menghadapi tantangan ketika mendapat banyak masukan dari Mr. Matt. Namun hal itu justru memotivasinya untuk terus berkembang dan bermain lebih baik lagi. Dukungan para pelatih juga sangat berpengaruh bagi kemajuannya, sekaligus menumbuhkan semangat Savas untuk tidak hanya bermain di Indonesia, tapi juga berkarier di liga luar negeri.


Pelajaran pertama yang ia dapat di TFA adalah tentang kedisiplinan dan ilmu coaching, yang membuatnya merasakan langsung bagaimana menjadi seorang pelatih. Ia juga menjadi lebih konsisten dan disiplin waktu, serta belajar bermain dengan gaya lebih cepat, efisien, dan taktis.


Pengalaman bermain di Myanmar dan Jepang menjadi momen berharga bagi Savas. Setiap pertandingan punya tantangan tersendiri, namun ia tetap optimis dan bersemangat menghadapinya. Kesempatannya tampil di luar negeri berawal dari keikutsertaannya di tim liga, hingga akhirnya direkomendasikan ke timnas, lalu tampil di Palembang, sebelum berangkat ke Myanmar dan Jepang untuk laga internasional.


Peran TFA sangat penting dalam perjalanan ini. Dukungan besar dari para pelatih dan teman-teman membuatnya semakin percaya diri. Pesan dari Mr. Matt, “Happy, keep strong, have fun and be your best”  selalu ia bawa sebagai motivasi di setiap pertandingan. Para pelatih juga banyak membantu memperbaiki teknik bermain dengan cara yang mudah dipahami.


Salah satu perubahan terbesar yang ia rasakan adalah meningkatnya kepercayaan diri dan fokus. Dulu Savas sering gugup, tapi Mr. Matt selalu mengingatkan, “Kamu tidak bisa main bola kalau kamu nervous.” Dari situ, ia belajar untuk tenang dan mengendalikan diri boleh gugup saat latihan, tapi harus percaya diri di pertandingan. Saat mendapat perhatian dari kampus di Amerika, Savas merasa sangat bersyukur dan menganggap hal itu sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya. Ia bertekad untuk tetap bermain sepak bola sambil menempuh kuliah di sana.


Kini Savas memiliki impian besar untuk menjadi pemain profesional yang bisa bermain di luar negeri dan membawa timnya ke kancah internasional. Ia berpesan untuk para pemain muda agar tetap semangat, terus latihan, dan jangan mudah menyerah. 


Pesan Savas untuk para pemain muda : “Tetap semangat, terus latihan, dan jangan mudah menyerah. Capek itu wajar, tapi kalau kamu latihan dengan hati yang senang, capeknya nggak akan terasa.”


share this

Related News
Roaring with Potential: Discover the Surabaya European School (SES) Tiger Football Academy

In Surabaya’s lively sports scene, the Surabaya European School (SES) Tiger Football Academy shines as a beacon for young, aspiring footballers.

Read More
Related News
Melihat Aksi Senior Girls Tiger Football Academy yang Terampil dan Kompetitif.

Terik panas Matahari yang menyengat siang itu tidak membuat patah semangat anak anak klub sepak bola wanita Senior Girls Tiger Football Academy (TFA) menuntaskan pertandingan.

Read More